MySpace
myspace music


SEGO



Last Updated: 11/4/2009

Send Message
Instant Message
Email to a Friend
Subscribe

Status: Single
Country: ID
Signup Date: 5/30/2008
April 14, 2009 - Tuesday 
In bahasa Indonesia. (English version will be posted later)

Nama SEGO mungkin masih terdengar asing. Tapi bagi pemerhati dan pecinta Electronic Dance Music (EDM), kolektif bebunyian yang dimotori oleh Andreas Dunant dan Jim Geovedi, bisa menjadi sesuatu yang baru dan menyegarkan di ranah musik elektronik lokal. Simak wawancara Qitix dengan SEGO yang dibuat melalui surat elektronik berikut
ini:

01. Kenapa SEGO?

Sebenarnya ada beberapa alasan kenapa pake nama SEGO: Pertama: SEGO itu sendiri adalah bahasa Jawa yang dalam bahasa Indonesia artinya nasi. Karena nasi adalah salah satu makanan pokok, sehingga dapat diartikan sebagai sesuatu yang sangat di butuhkan untuk kelangsungan hidup banyak orang. Harapan kita, SEGO dapat menjadi bagian yang penting di industri musik. Selain itu, SEGO juga berusaha mengamalkan filosofi dari ilmu padi, yaitu semakin berisi semakin menunduk. Hehehe... Kedua: SEGO adalah kata yang mudah untuk diingat. Hanya terdiri dari 4 huruf, dua suku kata dan akhirnya membentuk 1 kata. Ketiga: Gak ada :p

02. Bisa cerita sedikit awal terbentuknya SEGO?

Gue dan Jim bertemu di sebuah forum di Internet yang membahas soal musik dan hal-hal lain yang berhubungan dengan musik. Karena sering bertukar pikiran tentang musik dan konsep, akhirnya kita memutuskan untuk duduk bersama, membuat satu proyek dan menyamakan visi untuk mematahkan asumsi bahwa artis asal Indonesia sulit untuk go International karena cenderung tidak berkualitas. Dengan latar belakang masing-masing personil yang sangat berbeda, gue dari dunia entertainment dan Jim dari dunia IT, kita menjadikan perbedaan tersebut sebagai benefit dan modal utk menjalankan proyek ini.

03. Why Techno? What?s so special about it?

Sebenernya kita tidak pernah mengkotak-kotakkan musik yang kita buat, kita lebih suka menyebut musik kita adalah musik elektronik. Dan kalaupun ada yang menilai SEGO ber-genre techno, it is totally fine juga dengan kita. Karena techno sendiri berasal dari kata technology. Dan teknologi akan terus berkembang begitu pula dengan SEGO, kita akan selalu evolve seiring perkembangan teknologi dan musik itu sendiri. Dan dengan platform elektronik, kita dapat lebih mengeksplorasi lebih banyak bunyi-bunyian unik dan baru yang dapat dihasilkan dari perangkat yang relatif terbatas.

04. Judul lagu kalian menurut gue sangat unik (Kodok Ngeprog, Ilmu Santet, Tahan Napas, Menyelam Di Bunaken etc) dan sangat tidak techno haha! Ada alasan tersendiri?

Kita punya pesan yang ingin disampaikan melalui pemilihan judul-judul lagu dengan gaya seperti itu, yaitu kita tidak ingin orang melihat hanya cover atau judulnya saja, tapi lebih melihat kualitas dari isi materi. Daripada judul keren tapi lagunya gak berkualitas? Hehehe..ya gak seeehhh??? Dan dengan judul-judul lagu berbahasa Indonesia dan terkesan ngasal itulah akhirnya menjadi ciri khas SEGO.

05. Menurut elo berdua, scene EDM di negeri kita ini sudah sampai taraf mana? Dan apakah ada perubahan yang signifikan menurut SEGO?

Sebenarnya sudah ada perkembangan yang bagus di scene EDM kita. Malah saat ini artis-artis Indonesia sepertinya berlomba-lomba untuk go International. Tapi sepertinya banyak yang belum berani memunculkan karakternya sendiri sehingga lebih terkesan meniru apa yang sudah ada.

Selain itu apresiasi masyarakat untuk artis musik elektronik lokal masih dirasa sangat kurang. Mungkin kalo ditanya sampai dimana apresiasi masyarakat tersebut, jawabannya mungkin baru sampe taraf belajar... belajar untuk menerima hal-hal baru.

Perubahan signifikan pasti akan terjadi! Asal scene EDM ini juga didukung oleh NEGARA! Dimana negara tidak lagi melihat EDM sebagai pusat hedonisme dan drugs! Dimana aparat negara tidak lagi menempatkan kepentingan-kepentingan pribadinya sehingga merusak scene EDM.

06. Apa kalian lebih memilih untuk rilis duluan di luar Indonesia?

Selain memang karena scene EDM lokal itu sendiri yang kurang menghargai musik kita, kita juga sebenarnya memanfaatkan KEBODOHAN bangsa ini.. yang beranggapan bahwa barang import akan selalu lebih bagus daripada barang lokal! Hahaha...

07. Komentar kalian tentang beredarnya bajakan SEGO di berbagai warez dan situs p2p internasional?

Ini pertanyaan yang paling susah untuk dijawab. Kita gak tau harus senang atau bete karena masalah ini.

Di satu sisi, jika musik kita dibajak artinya SEGO sudah bisa diterima secara International, pembajakan juga dapat dianggap sebagai sarana promosi cuma-cuma karena semakin banyak yang mendengarkan, berarti SEGO akan semakin dikenal. Tak kenal maka tak sayang haha! Tapi di sisi lain, hal itu bikin penjualan musik kita jadi tidak
maksimal. Who can stop the piracy?

08. 5 gadget favorite kalian?

Macbook Pro, iPhone, Allen & Heath Xone 4D, Virus TI, Lemur & Dexter

09. Kepikiran untuk merilis album secara fisik?

Kepikiran donk.. tunggu tanggal mainnya

10. Last shout?

Pssstttt? Jangan banyak omong ah!


More about SEGO: segomusik.com, myspace.com/segomusik
(indra7)