MySpace
myspace music


SERINGAI



Last Updated: 12/10/2009

Send Message
Instant Message
Email to a Friend
Subscribe

Status: Single
City: Jakarta
Country: ID
Signup Date: 3/8/2006
Saturday, January 10, 2009 

Current mood:  sad

Subuh ini saya mendapat telefon dari seorang kawan baik yang mengabarkan kalau teman kami, Robin Hutagaol, drummer band grindcore seminal Noxa, akhirnya meninggal dunia setelah bertahan beberapa hari. Minggu lalu Robin mengalami kecelakaan, sepeda motor yang dikendarainya ditabrak mobil sehingga Robin menderita pendarahan di kepala yang cukup parah. Sempat pindah dari RS Tebet ke RS Husada di Mangga Besar, saya dan Syarinta sempat mencoba menjenguk ke Mangga Besar kemarin malam. Sayangnya, kami terlambat untuk mengejar jam besuk, sehingga hanya bertemu dengan istri dan orang tua Robin. ....

.. ..

Sekitar 13 tahun lalu saya diperkenalkan kepada Robin. Saya masih tinggal di Bandung dan Robin mengelola sebuah toko heavy metal, Ish-Kabible. Saat ini almarhum masih tergabung dalam band metal Suckerhead dan Brain The Machine. Saya mengenalnya sebagai seorang scenester metal Jakarta. Sejak itu, merchandise band lama saya menjadi rajin didistribusikan oleh Robin. Berlanjut dengan merchandise band saya yang sekarang, otomatis saya hampir selalu bertemu atau berhubungan Robin. Robin selalu menyempatkan diri untuk travelling ke beberapa negara tetangga sampai negara-negara yang cukup jauh sehubungannya dengan kecintaannya akan musik heavy metal [sejak itu dan hingga akhir tahun lalu Robin masih menulis reportase-reportasenya untuk beberapa media cetak.] dan juga profesinya sebagai piercer profesional lokal. Saya rasa juga Robin adalah seorang pionir piercer profesional di Indonesia. Relasinya dengan scene-scene metal luar membuatnya menjadi mudah diterima bahkan dijamu ketika dia sedang berada di luar Indonesia. Ketika saya pindah ke Jakarta, Robin memberikan demo CD bandnya yang baru, Noxa. Mereka memainkan musik grindcore yang top notch. Dan sepertinya, Noxa adalah band yang sangat identik dengan Robin dibandingkan dengan band-bandnya yang lampau.....

.. ..

Waktu itu saya masih bekerja di Trax Magazine, saya menawarkan Robin untuk menulis perjalanannya menonton konser-konser rock dan heavy metal. Saya ingat dia pulang dari Fury Fest di Perancis beberapa tahun lalu, dan membawa oleh-oleh 2 CD band punk rock yang cukup sulit dicari pada saat itu, Rattus dan Totalitar. Dia datang ke kantor membawa 2 CD tersebut, dan juga file tulisan artikel dan setumpuk foto-foto. Sebuah foto yang membuat saya iri dengan almarhum, adalah sebuah fotonya bersama Lemmy Kilmister di backstage Fury Fest. Ya, Motorhead memang menjadi headliner di Fury Fest. Bow down to the mighty Robin Hutagaol because he have met the heavy metal god himself, Lemmy. Wow.....

.. ..

Saya ingat juga ketika Robin dan kawan-kawan membuat sebuah event seru di Jakarta, Sinting Gila Miring. Sebuah event yang merayakan keragaman genre musik, dari Naif, Netral, The Brandals hingga Noxa bermain di panggung yang sama. Event pertama di Nirvana Hotel, dan kemudian yang kedua di outdoor Bulungan. Band saya bermain di event yang kedua, dimana hujan besar menghentikan show. Tadinya di backstage semua wakil dari band-band yang belum bermain dikumpulkan panitia karena selain sound system sebagian rusak karena kehujanan, sepertinya sudah tidak mungkin untuk melanjutkan acara. Crowd masih menunggu dalam ketidak pastian, sementara saya, Bagus-Netral, dan Robin sendiri direncanakan untuk naik ke atas panggung mengumumkan berita buruk tersebut. Robin dan teman-teman Noxa sendiri juga belum bermain, sehingga sudah berkemas hendak pulang. Ketika dia berjalan, kami memanggilnya untuk naik ke atas panggung. Dari jauh, dia tidak dengar apa yang kami katakan, dan salah merespon, ....

.. ..

“Ha? Main? Main!” dengan suara yang cukup kencang sehingga terdengar sampai ke crowd yang ada di dekat pintu backstage. Sontak crowd tersebut bersorak gembira karena mereka mengira acara dilanjutkan, dan in the end, satu crowd Sinting Gila Miring bergemuruh, ....

.. ..

“Yeah! Horeee! Main! Main!” :D ....

.. ..

Kami bingung dan akhirnya kami semua tertawa, dan memutuskan merubah rencana lagi dan melanjutkan saja acara walau sound system sudah berantakan. Tapi semua orang senang, dan geli karena sebenarnya bukan itu rencananya.....

.. ..

          Saya sendiri, tidak sedekat itu dengan Robin, dalam arti seperti seorang sahabat dekat, tapi passion kami terhadap musik heavy metal selalu membawa kami ke perbincangan yang seru setiap kami bertemu. Apalagi, sejak tinggal di Jakarta saya secara berkala bertemu dengan Robin sehubungan dengan ‘bisnis’ antara Ish-Kabible dan merchandise band saya, atau sekedar mengunjungi tokonya untuk hang out.....

.. ..

Tanggal 25 Januari besok, akan ada sebuah acara untuk mengenang almarhum di outdoor Bulungan. Acara ini sebenarnya dirancang untuk menggalang benefit untuk meringankan beban biaya perawatan Robin sampai sembuh, kini menjadi sebuah event memorial dan tribut untuk salah satu drummer grindcore, scenester heavy metal lokal yang terhormat. If you know the man, please do come, mari mengenang dan merayakan passion Robin Hutagaol.....

.. ..

Selamat jalan teman, we miss you already.....

.. ..

.. ..

..m/ TRUE METAL LIVES FOREVER. ..m/....

.. ..

.. ..

.. ..

.. ..

.. arian13...

Daniel Octavian NEW ENDORSEMENT By ROBINET SHOES
Daniel HIdden message Octavian

 
Yaa gw juga merindukan alm.
bang robin
dan terkejut juga mendapat sms kalau beliau telah meninggal
samapi beertemu di Tribute alm.
bang robin
 
Posted by Daniel Octavian NEW ENDORSEMENT By ROBINET SHOES on Friday, January 23, 2009 - 10:02 AM
[Reply to this
ian

 
ROBIN TRASHIN SAMPAI MATI . yeeaahhhh .

 
Posted by ian on Monday, February 02, 2009 - 10:30 AM
[Reply to this
DALLY!!!!! ANBRAWKS
DAlly Anbrawkss

 
sang jenius!! gw baru denger noxa HARI INI!! dan gw suka!! Robin Hutagaol is masterpiece!!!
 
Posted by DALLY!!!!! ANBRAWKS on Friday, February 13, 2009 - 6:12 AM
[Reply to this