Menurut berita hari ini di (detik.com, analisadaily.com ), sekitar 1,8 Juta penduduk di Sumut masih hidup dalam kemiskinan. Dari 25 daerah tingkat dua di Sumatera Utara, Nias Selatan menduduki prosentase terbesar penduduk yang masih hidup dalam kemiskinan. Medan, sebagai Ibu kota Propinsi menempatai urutan ke 10. Yang membuat 'bangga' ternyata kabupaten Asahan (nih, kampung halamanku, tempat aku pertama kali menangis pas lahir dari rahim bunda), menempati urutan terakhir, atau 25. Artinya, di Asahan, yang miskin sedikit .
Secara geografi, Kabupaten Asahan berada di kawasan Pantai Timur Sumatera Utara, terletak pada 2°30'00" - 3°30'00" Lintang Utara dan 99°00'00" - 100°00'00" Bujur Timur, serta terletak pada ketinggian 0 - 2000 m di atas permukaan laut.
Kabupaten Asahan menempati area seluas 462.441 ha, terdiri dari 20 kecamatan, 237 desa dan 34 kelurahan. Area Kabupaten Asahan di sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Serdang Bedagei, di sebelah Selatan dengan Kabupaten Toba Samosir dan Labuhan Batu, di sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Simalungun, di sebelah Timur berbatasan dengan Selat Malaka.
Boleh jadi Asahan memang sudah 'makmur', maklum, selain industri kecil, perikanan, peternakan, Asahan memang termasuk daerah perkebunan terbesar di Sumatera Utara.
Tapi, jangan-jangan fakta bahwa di Asahan yang hidup dalam kemiskinan sedikit hanya data di atas kertas. Mungkin, saja memang para petinggi di Asahan malu mengaku kalau di daerahnya masih banyak yang miskin, akhirnya....
mau tahu seluk beluk Asahan? Ayo, kunjungi saja situs di bawah ini
kabupaten asahan