MySpace

header001
-(^.^)-Syafrie Izwan-(^.^)-

syafrie izwan


Last Updated: 8/2/2009

Send Message
Instant Message
Email to a Friend
Subscribe

Blog Archive
[Older      Newer]
 /  / 
July 7, 2009 - Tuesday 

Category: Life
Kadang-kadang aku keliru. Apa yang dunia mahukan dari aku? Tak cukupkah dengan apa yang aku berikan? Aku cuba untuk puaskan hati semua orang... Aku cuba untuk fahami semua orang... Tapi setiap kali ada kekurangan, pasti semua jari menuding ke arahku. Aku keliru, dan aku buntu. Apa sahaja yang aku lakukan ada sahaja yang tak kena. Tapi aku terima. Aku terima kesalahanku. Aku letakkan di bahuku walaupun aku tahu bukan aku yang bersalah. Aku tetap pikulnya wwalaupun kadang-kala aku sendiri tak mampu memikulnya...

Aku cuba untuk berubah. Aku cuba untuk perbaiki apa yang kurang. Tapi aku tetap tak berjaya. Tetap tak berjaya untuk buatkan hati-hati yang benci padaku jadi sayang padaku. Tetap tak berjaya untuk buatkan hati yang sayang menjadi lebih sayang padaku.

Aku akui... Aku sedar... Aku tak sempurna, dan takkan pernah sempurna... Tapi aku dah mencuba untuk jadi yang terbaik. Tapi aku tetap gagal... Kadang-kala, aku sendiri benci dengan diriku ini...

Dalam cinta, bila aku dah sayangkan seseorang, aku akan sayangkannya sepenuh hati. Aku akan buat apa sahaja untuk bahagiakannya. Aku akan buat macam-macam aasalkan dia gembira bersamaku. Tapi apa yang aku dapat hanyalah keluhan, dan hanya layanan yang bagai nak tak nak denganku...

Aku tak faham, kenapa bila aku menelefon si dia, dengan harapan untuk menceriakannya, hasil yang aku dapat adalah dia hilang 'mood' dan bertambah bosan denganku... Aku tak faham, mengapa saat aku 'text' si dia, dia seperti bosan dan bagai mahu tak mahu melayanku. Ada saat dan ketika, saat aku benar-benar rindukannya, aku nyanyi padanya, dan aku hantarkan padanya melalui 'voice mail', tapi yang aku dapat hanyalah keluhan. Seolah-olah aku meganggu hidupnya. Mungkin dia sudah bosan denganku, dengan perangai mengada-ngadaku... Atau mungkin aku ada terlanjur perkataan yang buatkan dia terluka denganku. Aku terima silapku. Aku terima salahku. Mungkin selayaknya aku hidup sendirian tanpa cinta. kerana mungkin aku memang tak layak untuk mencintai mahupun dicintai...

Aku dah berusaha untuk jadi yang terbaik. Cuba untuk puaskan hati orang disekelilingku. Cuba untuk gembirakan semua yang bersamaku. Tapi aku tetap tak berjaya...

Orang tuduh aku berlagak.
Orang tuduh aku ditaktor.
Orang tuduh aku ni membosankan.
Orang tuduh aku ni menjengkelkan.
Orang tuduh aku biadap.
Orang tuduh aku 'over'.
Orang tuduh aku tak faham perasaan orang lain.
Orang tuduh aku itu, orang tuduh aku ini.

FINE!!! Wahai dunia! Aku terima apa sahaja yang kau nak cakapkan tentang aku. Aku sedar aku makhluk tuhan yang hina. Cercalah aku, kerna itulah yang selayaknya untukku... Aku terima... Aku terima...

Aku terima...
April 9, 2009 - Thursday 

Current mood:  frustrated
Category: Life
Hurm...
I dont understand why do we still search for love.. Eventhough we know that it will hurt us.. I believe many of us has being hurt with what we called LOVE..
when i was writing this, the song LOVE is playing in my mind.. the melody was nice, fun, and sweet. However, frankly speaking, that was not how I felt bout love.

Love is fun when we got a great and understanding lover.
Love is great, when each and every single word that came ot from our lover's mouth was true... "I love you", "I really miss you", You're my greatest Love", "You are my everything", "Nothing is above you", I'll do anything for you", I'll die for you", I'll be your crying shoulder", "I'LL BE THE GREATEST FAN OF YOUR LIFE.." all that sweet words, that make us said, "Aaaah... That is so sweet my dear." But wouldn't it be nice if all that was true. All that was real, All that was sincere, and all that was honest? Wouldn't it???

After all that i've went through, I've learn that love is a harmfull poison.. It taste great, we can't resist to drink it, and when we do we will have to wait for the time where when the poison's effect strikes... It's a matter of time.. later or sooner, you'll face it.

I dont understand, when I have no feeling towards somebody, they'll beg for my love,. but when I do, they fool me around.. Sometimes I just wanna quit from this game called love. but what can i do? Like what i've mentioned, it is hard to resist... when it is infront of us, we cant resist to push it away and we'll drink it.

(Can i speak in Bahasa?)
Kenapa ya bila kita dah mulai cintakan seseorang tu sepenuh hati kita, seikhlas hati kita, sejujur hati kita, org yang kita cintai tu mula berubah hati terhadap kita. contohny, kalau dia cakap dia rindu kita tapi bila kita ajak jumpa, dia bagi macam2 alasan. bila dia kata dia cintakan kita dan tiada siapa diantaranya, hakikatnya kawan2 dia jadi keutamaan dia.. Kenapa ya??

Entah laaa... maybe by this time I had enough with it.. I cant help myself crying (sorry, i'm a human, i do cry when i'm hurt) every night thinking of how and what i got after what i gave for a love.
I'm hurt, and i cant deny it...
 
March 2, 2009 - Monday 

Current mood:  smart
Category: Music
Btw, please dengar sampai habis bru komen k... thankz..
 
Kaulah Satu

Kau hadir,
di dalam hidupku,
melepaskan segala,
perasaan ini...

Kau buat,
ku senyum kembali,
dengan kata-katamu,
dengan senyum manismu...

Kau tenangkan hati,
kala resah membelenggu jiwa ini, sayang...
Kau peluk diriku,
membuatku tak ingin melepaskan, dirimu,
buat selamanya....

Chorus:
Kaulah satu,
hanya dikau yang bertakhta,
di dalam hatiku.
Ku tak ingin,
melepaskan dirimu,
walau hanya sesaat...,
Kerna aku,
Kerna kamu...
 
Kau tenangkan hati,
kala resah membelenggu jiwa ini, sayang...
Kau peluk diriku,
membuatku tak ingin melepaskan, dirimu,
buat selamanya....

(Chorus)

Kaulah satu,
hanya dikau yang bertakhta,
di dalam hatiku.
Ku tak ingin,
melepaskan dirimu,
walau hanya sesaat...,
Kerna aku,
Kerna kamu,
Kerna kita,
Kan bersama....
Ke akhirnya......
 




..

..






....


..
Powered by eSnips.com





Lirik: Syafrie Izwan Wahab
Lagu: Syafrie Izwan Wahab
 

 
P/s: this is my third song... komen2 laa... but jangan komen suara... sah2 suara aku out.. huhuhu...
 
 
March 2, 2009 - Monday 

Current mood:  grateful
Category: Blogging
Hey guys...
By the way, it has already pass 2 months since my last blog, and also since the incident where my room was caught on fire. For those who did not have any idea of what i'm talking about (about the incident), you can refer to my previous blog. Just before this blog...

After the incident, there are so many people out there who helped me a lot in the process of "reconstructing" my room. I think I don't need to mention all the names. You know who you are... You guys have helped me a lot.. I'm so touched with all the efforts shown by you guys. And I never thought I got so many people out there who support my back during my hard moments. THANKS!!!! that's the only word i can say to show my gratitude to all of you. I don't know how to repay you back, but for sure, God will bless you guys for all the good efforts you guys have done..

During the process, many had contributed, no matter in the form of financial support, and also lending some hand to make the process run smoothly and fast... The person who have contributed a lot in the form of "man power" is my yougest brother. he helped me a lot. Frankly speaking, I don't even put my hands in the process of clearing everything in that room. All the mess was cleared up by my youngest bro.. What I knew is that I went out to destress myself that morning, and when I came back that night, everything was squeeky clean.. Not really that clean. What i meant is that the room was cleared and the next process can be start any moment from that...

The whole process does not happen in a single nite. It takes me a whole month for me to get the room i have right now... During that time, there was someone who sponsor all the paints, there's also someone who brought me to IKEA to sponsor some ligthing items, and there's also someone who accompanied me to buy my new carpet and my new curtains.

The best moment is during the time where I shopped for the carpet and also the curtains.. My friend who accompanied me that day helped a lot in the process of negotiating the price... And I got a great deals there. She helped me a lot. I didn't have to open my mouth at that time... Everything was done by her... : )

Then, after I got everything that I need, I started to design my own room. Everything was done with my own taste and touch.. And what I can say?
I LOVE IT!!! It's much more better than before.
Now, my room is my favourite place on earth... Eventhough it is simple, but I love it so much...
Bilik Ku, Syurga Ku....
 
This are some pictures I've snapped... I'm not gonna show u guys everything, privacy beb... hahahaha... 
 
 

This is the new bed... Got myself a new comforter set... And I love my new carpet.. huhuhu...
 

My new work desk... Quite messy... tak sempat kemas. Hahaha, Plus, did you see my watches collection, I'm so crazy on watches at the moment... Huhuhu..
 

A new set of mirror to replace my masterpiece (my grafity, reffer to my pic album)..
 

A new lampshade, bought at IKEA... Someone bought it for me. Thankz!
 

A lamp stand, also bought at IKEA... Love it...


P/s: For you guys who have helped me, I wanna thank you guys... A million gratitude to all of you... May Allah bless you with His Blessing.. Only He can repay all of your deeds.. Thank you...
 
-syafrie-
December 16, 2008 - Tuesday 

Current mood:  miserable
Category: Blogging

Early this morning, I was preparing myself for class. At 6.30am, I was ironing my clothes in my living room when suddenly I smell something burning... But it was not that strong, so I just ignore it because it might be my clothes, and it is very normal for me as my iron did produce that burning smell...

After I've finished with my clothes, I entered my room to hang my clothes on the hanger. And the smell get stronger when i was in that room. I was quite worried at that time, so I did sniff at my clothes to see wheter that smell was from my clothes or not. And yes, I did get that smell from my clothes. So, I just ignore it and went straight forward to the bathroom to take my shower. In the bathroom, while brushing my teeth, the smell get stronger, and stronger... I took a peep at my bathroom's windows to have a look if there is anyone out there burning something. But no, it's totally clear out there.. So, I start to feel uncomfortable with that "aroma" and think that it was from indoor, not outdoor..

I open the bathroom's door, and poof!!! A thick smoke, a black one rush in to the bathroom. And I saw my room was on fire. I was so shocked when I saw that large fire in my room, I immediately ran back into the bathroom and get a bucket of water to put  off the fire. But yet, the fire was big enough to "chew" all my stuffs. My house at that time was filled with black thick smoke, I can hardly breath at that moment. Then, suddenly I remembered my two younger brothers, still sleeping at the living room. I'm worried if they pass out due to that thick smoke, so I shout out as loud as I can.. "WAKE UP!!! WAKE UP!!!! THE ROOM IS ON FIRE!!!!"

Both of them quickly woke up, and start to play their roles. As if we have been "trained" to handle such situation, all of us start to play our own roles. My youngest brother start to open all the windows and doors to allow better air flow, and starts to unlock the main door for escaping. While my 2nd brother starts to fill up water in the bucket from the kitchen and use it to control the fire. Once my youngest brother managed to unlock the main door, my second brother ran to the DBKL's office, downstairs, to borrow the fire extenguisher.. He managed to get one, and unpinned it. I took the extenguisher from his hand and starts to "attack the monster"...

I finally managed to put off the fire, and stop it from spreading to other rooms. I entered the room (filled with black smoke) and try to open the windows to allow fresh air to enter the room. But, Ouch!!! The window's panel was so hot, it sizzles.... hahahah.. Fortunately, after few attemps I managed to open the windows.

 


View from outside of my room. All black.

After everything was cleared, the smokes are gone, I went to my room and Tadaaa... the damaged was totally cleared. Almost everything was burn out. But there's one mirracle. On my side table was my dictionaries and the Holy Quran. Both of my dictionaries were "hangus" and both of my Holy Quran (that were side to side with the dictionaries) survive without any burn marks.. MasyaAllah... He is the Protector of His Holy Books...

 


A closer view... It's a mess.

 


My bed... I can't even recognise it anymore...

 


My wardrobe... Nothing survived... : (

 


I can no longer sleep on this... : (

 


The lampshade... What left was only the bulb.. the shades? Gone..

 


The ceiling outside my room was all black... Gosh, we need to clean this up..

After everything is cleared, me and my brothers sat in the living room and laugh out loud.Hahahahahahahahaha!!!! We are laughing as if there is nothing happened. I don't know why, but we see there's no point of crying for what have happened.

Well, now I've nothing... I've  lost my clothes, my laptop, my bed, my books, my wardrobe, and I don't know what else did I lost.. But lucikly, the teddy that my ex gave to me did survive...huhuhu...

 


From outside the windows...

Hurmmm....What can i say? I'm speechless... Maybe this is my fate. I might born to be unlucky... But hey, look at the bright side, my house is still there... What if our family loose the house? No comment...

So, after this i need to shop for my new wardrobe like what my friend did told me to.. And I can start a new life and waste all my money to reconstruct my room... hurrmmm.... : (

December 9, 2008 - Tuesday 

Current mood:  annoyed
Category: Blogging

Hey guys...

sorry for the late update... i just don't have any ideas or new stories for me to share with... but hey, i'm back rite?? hahahaha...
Ok, i just want your precious feedback upon this matter. Should or shouldn't we help those who need our help when they don't even try to help themselves? For Muslims, i'm sure you guys have heard the famous verse in the Holy Quran where Allah has mentioned that He wont be helping those who don't even try to help themselves. But that is God's words. I believe that eventhough He did mentioned like that, He is the Most Gracious, He still gonna help those who seek help from Him. Agree?

Ok, that is just the intro, I just wanna tell you my part of story. A friend of my asked my help to help his friend who really in need. I don't even know this friend of my friend. At first, i think i couldn't lend the help he need since that i don't even know this guy. But for the sake of my gud friend, i agreed to help..My friend asked me to meet his friend at this place... So, i told him that i wont be able to go there, so, why not that guy come and see me here. a place that both of us could reach easily. that guy is from another planet i think, when he told me that he didn't know how to get there. I gave the direction and how he can get to this place, however, i think he is so damm stupid because he told me that he couldn't reach me here, eventhough i did told him the best way is to take the train... But the reply that i get was, "Tak tahu laa macam mana nak pegi sanaa..." (I don't know how to get there)...

I almost had a big fight with my friend when i told my friend that i will leave this place by 2pm if  that dumb guy doesn't reach me by that time, and he for sure had to find others to help him out... i was all sweatty  waiting for him at that place, and he can't even take some effort to meet me here and get the money that he would like to borrow. i had a terrible fight with my gud friend because my friend said i cant even help his friend who have helped him a lot... so, there was a fight.. I wanna help his friend, but that guy don't even wanna have an effort to help himself. So???

Just to stop making things worse, i went to that guy's place and lend my money to him.. i have to trust my gud friend as he told me he is going to pay back for his friend (that guy)... so, I almost loose a friend just because that dumb and stupid guy can't even help himself... so, for you guys out there, should or shouldn't we help those who need our help, when they can't even help themselve. Not because they don't have the ability to do so, it's just because they don't have the will to help themselve. So???

If not because of my gud friend, i will never help that stupid guy. i don't even know why should i do so...

AAAAAAAAAAAAAAH!!!!!!!! I hate this world...

September 15, 2008 - Monday 

Current mood:  annoyed
Category: Blogging
    Di sana sini kecoh mengenai isu Akta Keselamatan Dalam Negeri (ISA) apabila beberapa individu ditahan dibawah akta itu. Disebalik kacau bilau yang berlaku, ada pihak yang menyokong, dan ada juga yang menentang habis-habisan. Bagi yang menentang, faktor utama penentangan mereka adalah berteraskan hak asasi manusia, kerana dalam akta ini pihak berkuasa mempunyai kuasa untuk menahan individu-individu yang mereka rasakan mengancam keselamatan dalam negara. Boleh dikatakan, mereka yang ditahan di bawah akta ini, akan ditahan didalam pusat tahanan ISA tanpa sebarang perbicaraan ataupun tempoh penahanan tertentu. Ada yang ditahan untuk beberapa jam, dan dalam sesetengah kes, penahanan tersebut seperti tidak berpenghujung. Atas dasar inilah, ramai yang menentang.

Photobucket

Photobucket

 

      Semalam, sewaktu aku sedang menonton Buletin Utama, aku tertarik dengan kenyataan yang dibuat oleh Tan Sri Abu Zahar Ujang, Presiden MUBARAK, yang menekankan betapa pentingnya untuk rakyat, khususnya generasi baru untuk memahami sejarah negara. Jika kita imbas kembali peristiwa 13 Mei 1969, ISA dikatakan undang-undang yang berjaya menyelamatkan negara kita dan mengelakkan daripada pergolakkan tersebut semakin parah. Tanpa ISA, negara kita sudah pasti masih lagi dalam keadaan bergolak. Namun akibat gagal memahami sejarah, ramai generasi muda yang menentang akta ini secara membabi buta, kononnya untuk menegakkan hak asasi manusia. Presiden MUBARAK itu juga telah memberikan contoh, dimana di negara no.1 dunia, yang paling mengagung-agungkan dasar DEMOKRASI dan isu hak asasi manusia iaitu Amerika Syarikat, juga menggunakan undang-undang yang sama bagi memastikan keselamatan dalam negara dan keharmonian rakyat negara mereka tidak terjejas. Di Amerika Syarikat, pusat tahanan Teluk Guantanamo, merupakan satu pusat tahanan yang menahan individu-individu yang dirasakan mengancam keselamatan negara mereka tanpa sebarang perbicaraan. Namun, di Malaysia, kita mempraktikkan akta yang sama mengikut acuan sendiri untuk mengekalkan keharmonian dalam negara.

Photobucket

 

      Mahukah kita melihat negara kita bergolak, dengan rakyat kita merusuh di sana sini hasil daripada hasutan individu-individu tidak bertanggung jawab? Mahukah kita biarkan penghasut menghasut rakyat kita untuk merusuh? Aku berikan satu analogi yang cukup mudah,jika didalam rumah sewa kita adanya individu yang menghasut dan memecah -belahkan sesama kita, adakah kita akan biarkan atau mengambil inisiatif menghentikan hasutan yang dibuat? Begitu juga dengan kerajaan kita. Mereka menguatkuasakan akta ini demi keamanan negara. Jika tidak, tiap-tiap hari kita kena berkurung dirumah kerana takut keselamatan kita tergugat. Memang tak dinafikan, hak asasi tahanan untuk dibicarakan terabai. Namun, bayangkan, dengan jumlah kes yang terlalu banyak dan yang beratur menunggu untuk dibicarakan, kita mungkin tidak akan sempat untuk membawa mereka semua sekali gus untuk dibicarakan. Dan jika kita tidak asingkan mereka ini,mereka masih boleh meneruskan misi mereka dan menyebarkan dakyah fahaman mereka. Maka, cara paling mudah adalah dengan mengasingkan anasir-anasir ini. Atau dalam perkataan lain, kita "kuarantin"kan mereka.

Photobucket

 

      Jadi, bagi mereka yang asyik-asyik nak menentang, buatlah kajian terlebih dahulu dan jangan menentang membabi buta.. Namun jika masih berkeras untuk menentang, maka berilah inisiatif atau approach yang lebih baik bagi menggantikan akta ini… Janganlah asyik-asyik nak menentang tanpa berikan sebarang penyelesaian. Jika ada cara yang lebih baik, maka baguslah. Namun jika tidak ada cara lain, maka tutuplah mulut itu dan jangan asyik nak membangkang..

Photobucket

Jadilah pembangkang yang baik…

 

 

 

syafrie...

September 12, 2008 - Friday 

Current mood:  smart
Category: Life

    I was touched when I was watching a talk show (WW) on channel 501, Astro Awani, early this morning. The topic was simple, 'Menghulurkan bantuan' (to hand help) but it touches the deepest part of my heart.

Photobucket

WW (Astro Awani)

 

     The show talked about handing some help to those who really in need, such as orphans, single mothers, homeless people, victims of natural disaster, and many more.. They highlighted the importance of handing help to those who need, more over it is the month of Ramadhan, the "month of charity"..
 
 
    Actually, I disagreed when they highlighted this issue on the month of Ramadhan as if this month is the only month that we need to lend some hands.. I was touched when they mentioned about the conditions of the orphans and single mothers whereby they are facing difficulties in their daily life especialy in term of financial matters, education issues and many more. But what I didn't understand is the mentality and the attitude of our people, where they will usually lend some help during "Ramadhan only" and not on the other months. We have 12 months in a year, and our people will just go out on a month to help others. What happen with the rest of 11 months that we have? We can see dozens of corporate companies and individuals came out to help the poors during this month. But after Ramadhan?? Only few of them continued their efforts to help others.
 
Photobucket

MERCY Malaysia.

 

        It is a shame when some people have the mentality that God only works on Ramadhan to bless us and reward us for our good deeds in this sacred month. Why? Does God take a long holiday and did not see our good efforts on the other months? If God does not take any holidays, why are these statements such as "Tuhan hanya wujud dalam bulan Ramadhan (God only exist on Ramadhan)" and "charities on Ramadhan will be reward double"? Why? Why? Does the rewards on other months is not as worthy as it is in Ramadhan? That is the problem with our people..

 

    If everyone can lend some hand on every month through out the year, I believed, and I definitely believed that this world can be a better place and a beautiful place to live in. I also believed that Ramadhan is not the month of charity, but in fact, it is the month for us to double up all the good things that we have done through out the year.

 

Photobucket

A day with the orphans

 

Photobucket

Cooking some food for the orphans.

 

Photobucket

Before we went back home...

 

    I think it is still not to late for me, (eventhough it has almost reach its second week) to wish all Muslims, a Happy Ramadhan,may Allah bless you guys.. Amin.

 

 

Warm Regards,
Syafrie Izwan

September 10, 2008 - Wednesday 

Current mood:  confused
Category: Blogging

       Aku jenis yang tak ambil kisah apa orang nk cakap pasal aku. Dan aku tak kisah apa orang nak fikir pasal aku..Korang nak kata aku berlagak? Lantak korang la. Nak kata aku mulut tak ada insurans dan tak reti jaga hati orang? Lagi aku tak kisah.. Bagi aku,aku adalah aku.. Aku bukan jenis hipokrit yang suka berpura-pura tentang sesuatu. Kalau aku tak suka sesuatu,aku akan "straight forward" bagitahu yang aku tak suka. Kalau aku rasa sesuatu tu cantik,aku akan kata cantik. Kalau buruk dan teruk,aku akan kata hakikatnya. Pernah pada suatu ketika,aku bagitahu pada manager hal ehwal pelajar kolej aku,Mdm Ruzana, bahawa minyak wangi yang dia pakai wangi sangat, macam bau tandas.. Terkejut semua orang yang ada kat situ waktu tu. Muka Mdm Ruzana pun berubah seolah-olah tak percaya aku komen macam tu. Ada yang anggap aku hina Mdm waktu tu. Tapi aku jelaskan pada semua, yang aku maksudkan dengan wangi macam bau tandas adalah disebabkan bau minyak wangi tersebut sama seperti bau tandas yang baru lepas dicuci oleh makcik cleaner. Bagi aku memang baunya serupa 99%. Dan aku tak bermaksud nak kata Mdm bau busuk,tapi hakikatnya Mdm bau wangi sangat. Kan bau tandas yang baru dicuci wangi? Tak percaya? Lantak korang la. Aku kaki ampu,tapi aku ampu yang betul. Kalau tak betul,jangan harap aku nak ampu.

 


       Dan disebabkan kejujuran melampau aku ni lah, aku tidak berapa disukai ramai. Aku tak kisah, sebab bagi aku, mereka yang tak suka aku jujur adalah mereka yang tak boleh terima hakikat kejadian mereka. Orang nak kata aku annoying,aku terima dengan senyuman. Ada yang kata mulut aku kurang ajar,aku lawan balik...Sebab bagi aku,aku kurang ajar kalau aku maki hamun,cerca atau hina orang tak tentu pasal. Aku tak pernah hina kejadian tuhan yang memang tak boleh nak diubah macam kecacatan atau kekurangan individu. Tapi kalau benda yang boleh diubah macam contoh "berserban,tapi macam tak beragama", itu contoh ayat direct aku. Menghina ke tu? Kalau dah memang betul perangai macam setan?


       Baru-baru ini,terjadi beberapa konflik yang telah membuatkan aku meng"on"kan mode ego aku.. Aku tak pernah nak tunjuk ego aku dengan dia,tapi keadaan memaksa aku menghidupkan suis ego aku... Aku jenis yang banyak cakap,kadang-kadang tak henti-henti bercakap sampai orang pun naik bosan dengan aku. Tapi bila aku dah start mendiamkan diri dan membisu, itu tandanya "something wrong somewhere..". Dan sekarang aku sedang membisukan diri aku dengan seseorang yang aku telah anggap kawan baik ku. Dalam segala urusan,aku dahulukannya. Hingga aku sanggup mengetepikan orang yang benar-benar berhak ke atas sesuatu,demi untuk mendahulukan orang yang aku anggap kawan tu.. Aku hampir-hampir bergaduh dengan yang lain kerana aku ketepikan mereka,namun aku sembunyikan isu dan hal itu asalkan 'kawan'ku ini mendapat peluang, terutamanya dalam isu kerja sebagai facilitator program.. Ya Allah,betapa besarnya dosa ku menafikan hak orang yang benar-benar berhak ke atas program tu, demi untuk memberi peluang kepada seorang yang aku anggap 'Kawan'... Tapi aku tak kisah. Apa nak jadi,jadi lah..Asalkan 'kawan' aku dapat kerja tu.. Tapi aku kurang senang tatkala tanggungjawab aku diperlekehkan,dan dipandang tak bermata.. Tatkala aku diberi tanggungjawab untuk memimpin yang faci yang lain, 'kawan' aku seolah-olah tidak mengiktiraf kepimpinan ku selaku ketua faci.. Aku tak kisah kalau dia tak mahu di pimpin oleh ku,tapi disebab aku telah dipilih secara majoriti,maka dia harus untuk setidak-tidaknya mengikut arahanku walaupun hormatnya ke atas ku hanya 0.001%.. Namun, sebaliknya berlaku,kerjasama yang ku harapkan tak kunjung tiba.. Dia seolah-olah pandai nak mampus (memang dia pandai pun,tapi tak pandai dalam bab ni.) membuat sesuka hati dia mengenai apa yang ingin dia buat.. Hingga akhirnya apabila dia tersilap,maka dia menyalahkan aku kononnya aku tidak memberi arahan dengan betul. Walhal, waktu aku nak beri arahan,semua orang cabut lari ikut suka hati diaorang.. Sakit hati memang tak dapat dinafikan..Namun aku terima masalah yang berlaku sebagai sebahagian dari silap ku.

          Waktu kali pertama aku dilantik untuk memimpin facilitator yang ada dalam satu program,tak banyak masalah yang berlaku.Mungkin kerana mereka masih baru dan fresh.. Waktu program kedua masalah mula bertambah,dan cakap-cakap belakang mula timbul. Namun,bila masuk program kali ketiga, dimana aku dipilih sekali lagi untuk memimpin,masalah mula mendadak,kerjasama mula hancur,dek kerana dia dan pengikutnya adalah "majoriti" di situ. Namun, bayangkan.. Aku telah dilantik selaku ketua setiap kali ada aktiviti, termasuk di lokasi ke-3 dimana dia dan pengikutnya adalah majoriti ketika itu.. Mereka majoriti,dan aku dilantik memimpin. Namun kerjasama yang diberikan bagaikan aku ini pencacai najis mereka.. Namun aku sabar, sabar hingga aku dah tak dapat menahan kemarahan ku lantas aku meninggikan suara hingga ada yang terasa.. Bagi aku,lantak la apa nak jadi,jadi lah..Takde kawan lagi bagus kalau macam ni lah keadaannya..Tak guna ada kawan kalau kawan kita anggap kita sampah, walhal kita angkat dia macam raja dan dahulukan dia dari semua aspek.

 

 
        Aku bukan minta untuk disanjung,dihormati atau di agung-agungkan selaku ketua, tapi sebaliknya aku hanya ingin dihargai dan dihormati sebagai seorang kawan.. Aku menghargai kawan-kawan aku dengan mendahulukan mereka dari pelbagai aspek,termasuk menafikan hak orang lain demi kepentingan kawan. Namun aku tak dapat menerima hakikat apabila kawan aku tak hargai aku walaupun dengan ucapan ringkas terima kasih,dan melayan aku bagaikan sampah..㏄rinsip aku mudah..Aku hormati orang,namun bila orang yang aku hormati langsung tak hormat aku walau sedikit,maka aku takkan hormati orang itu seumur hidup aku.

        Bila aku dah on kan suis ego aku,mulut aku akan terkunci, telinga aku akan jadi pekak, anggota badan ku akan jadi lumpuh, dan mata aku akan jadi buta hingga aku tak nampak apa sahaja yang dari orang yang telah menghidupkan ego aku itu.. Aku dah banyak kali gaduh dengan kawan yang layan aku macam sampah waktu sekolah dulu.. Hingga aku on kan ego aku,dan tak bertegur sapa mahupun menjalinkan hubungan diplomatik dengan kawan tak guna tu. Paling sekejap, 3tahun. 3tahun aku tak bertegur..Sampai satu tahap,kawan tak guna tu datang mintak pada aku sampai sanggup sujud kat kaki aku.. Itu tahap ego aku kalau suisnya dah di on kan.. Aku takkan cari kawan tak guna tu,sebaliknya dia yang akan cari aku.

      Bunyi statement aku memang angkuh,tapi itulah hakikat aku.. Bila ada kawan yang baik dengan aku,maka aku tak kisah nak buat apa sahaja termasuk keluarkan wang ringgit untuk gembirakan kawan aku. Tapi bila ada kawan tak hargai aku, suis ego aku mungkin akan ter"on" dan susah nak off..

       So, bagi kawan-kawan kat luar sana, kalau aku tak tegur korang atau tak ambil kisah tentang korang,aku mintak maaf sangat.. Mungkin aku dah terluka selepas sekian lama bersabar. Mungkin suis ego aku dah di on kan untuk korang,namun aku nak korang tahu,bila luka aku dah sembuh (tak tahu bila),insyaallah suis ego aku akan terpadam sendiri,automaticly..

      Ya Allah,Kau ampunkanlah aku di atas keangkuhan ku ini,dan lembutkan lah hatiku ini agar bisa memaafkan sepertimana Engkau memaafkan hamba Mu... Amin..

 

 

it's me...
Syafrie...

September 10, 2008 - Wednesday 

Current mood:  confused
Category: Blogging

 

Belum selesai kes liwat Saiful, timbul pula kes penubuhan kerajaan Pakatan Rakyat yang bakal diterajui oleh Datuk Seri Anwar Ibrahim pada 16 September ini... Namun, belum reda isu 16 September, kes melibatkan Datuk Ahmad Ismail (gambar), Ketua UMNO Bahagian Bukit Bendera pula menggemparkan negara. Bagi yang tidak tahu menahu mengenai isu yang ditimbulkan oleh Datuk Ahmad Ismail ini, izinkan saya untuk mengimbas kembali isu tersebut.


Datuk Ahmad Ismail telah mencetuskan polemik apabila didakwa mengeluarkan kenyataan pada satu ceramah di Permatang Pauh pada 23 Ogos lalu bahawa masyarakat Cina ialah pendatang di negara ini, dan adalah mustahil untuk mereka mendapatkan hak yang sama dengan kaum bumiputera. Kenyataan itu telah menimbulkan kemarahan pemimpin Gerakan dan MCA yang menuntut Ahmad meminta maaf secara terbuka. Namun Datuk Ahmad Ismail bertegas untuk tidak memohon maaf kerana berpendirian bahawa beliau tidak bersalah dan meletakkan kesalahan itu ke atas pihak media yang di dakwanya telah memutar-belitkan kenyataan beliau. Selang beberapa hari, beliau menyalahkan Pemangku Presiden Gerakan, Tan Sri Dr. Koh Tsu Koon yang didakwanya menjadi dalang disebalik isu ini, kononnya Tan Sri Koh Tsu Koon telah mengapi-apikan masyarakat Cina mengenai kenyataan yang telah diputar-belitkan itu. Selepas serangan secara peribadi itu, Datuk Ahmad Ismail mengsyorkan kepada Y.A.B. Perdana Menteri, Datuk Seri Abdullah Ahmad Badawi, yang juga Pengerusi Barisan Nasional untuk "memecat" Parti Gerakan yang merupakan serpihan Parti DAP itu, keluar dari Barisan Nasional. Dakwanya, Parti Gerakan merupakan punca masalah hubungan yang berlaku dalam Barisan Nasional, selain daripada kegagalan Parti itu untuk menarik minat kaum Cina dalam meraih undi pada Pilihan Raya Umum ke-12 baru-baru ini.

 

Berikutan kenyataan itu, Parti Gerakan telah mengambil keputusan untuk memutuskan hubungan mereka dengan UMNO Bahagian Pulau Pinang. MCA juga bakal mengambil langkah yang sama jika Datuk Ahmad Ismail gagal untuk memohon maaf secara terbuka. Dalam kacau bilau yang berlaku itu, Datuk Ahmad Ismail masih bertegas dengan pendirian beliau bahawa beliau tidak bersalah dan menjadi mangsa putar belit yang dilakukan oleh pihak media. Beliau meletakkan keputusan terhadap tindakkan yang bakal di ambil ke atas beliau kepada Majlis Tertinggi UMNO.

Itu sedikit sebanyak mengenai isu yang ditimbulkan oleh Datuk Ahmad Ismail yang telah sedikit sebanyak menimbulkan huru-hara dalam politik tanah air kita. Baiklah, di sini ingin saya tegaskan bahawa segala kenyataan yang dibuat dalam blog ini hanyalah pandangan serta pendapat perbadi saya dan bukannya satu tuduhan yang ingin saya buat ke atas mana-mana pihak. Pendapat saya ini adalah berdasarkan hipotesis terhadap pemerhatian saya dalam isu ini.


Pada pandangan saya, isu yang tibul ini seolah-olah ada kaitan antara satu sama lain. Maksud saya antara isu penubuhan kerajaan baru pada 16 September ini dan juga isu Datuk Ahmad Ismail. Dari pemerhatian saya, adalah sesuatu yang amat pelik apabila Datuk Ahmad Ismail pada mulanya menyalahkan pihak media yang didakwanya memutar-belitkan kenyataan beliau, kemudian beralih arah menyerang Pemangku Presiden Gerakan, Tan Sri Dr. Koh Tsu Koon kononnya pemimpin Gerakan tersebut menjadi dalang kepada kekecohan isu ini. Mengapa Datuk Ahkad Ismail menyerang pemimpin Gerakan tersebut? Mungkin benar jika Tan Sri Koh Tsu Koon telah membesar-besarkan isu ini dan membangkitkan kemarahan kaum Cina di Malaysia, namun, seperti mana yang kita tahu, kaum mana yang tidak membela kaum mereka sendiri andai kata kaum mereka di 'sentuh' sedemikian rupa. Jika kaum Melayu boleh bangkit jika hak mereka dipertikaikan, adakah kita akan berfikir bahawa kaum Cina akan berdiam diri jika kaum mereka di 'sentuh' dengan kenyataan sebegitu rupa? Jadi memang tidak salah jika Koh Tsu Koon marah dengan kenyataan beliau, dan tidak salah untuk beliau menyalahkan Koh Tsu Koon sebagai individu bertanggung jawab membangkitkan dan memperbesarkan isu terbabit.


Namun yang menjadi titik persoalan, mengapa Datuk Ahmad Ismail bertindak untuk mengesyorkan Pak Lah untuk mengeluarkan Parti Gerakan daripada Barisan Nasional? Mengapa beliau beria-iya untuk Gerakan keluar dari Barisan? Menjelang detik 16 September tidak lama lagi, ia seolah-olah satu strategi yang dibuat oleh pihak-pihak tertentu untuk memecah-belahkan parti-parti komponen berasaskan kaum Cina dalam Barisan Nasional, agar parti-parti tersebut tidak berpuas hati atau berkecil hati lalu mengambil keputusan untuk keluar dari Barisan Nsional sekaligus menyertai Pakatan Rakyat. Dengan penyertaan parti-parti yang keluar dari Barisan Nasional itu, mungkin sedikit sebanyak menambahkan kerusi Pakatan Rakyat, sekali gus meletakkan PR setapak kehadapan dalam membentuk kerajaan baru. Mungkinkah ini akan berlaku? Jika ya, maka sesungguhnya individu ynag menjadi "Master Mind" dalam strategi ini sesungguhnya teramat licik dan mungkin boleh dikategorikan sebagai hebat, kerana masih ramai yang tidak dapat menghidu perbuatan atau motif isu ini. Namun saya benar-benar berharap agar teori dan andaian yang saya buat ini hanya sekadar teori, kerana saya tidak mahu melihat masyarakat di Malaysia hidup dalam huru-hara, dan tragedi 13 Mei 1969 berulang kembali… Nauzubillah…


So, apa pandangan anda tentang isu ni? Takkan nak jadi silent viewer jew? Komen la sikit.. :P


Wassalam…




Warm Regards,

Syafrie Izwan